Konsesi Kalimantan

Pernahkah anda mengetahui slogan “Indonesia, Paru-Paru Dunia” ?

Atau pernahkah anda mengetahui slogan “Kalimantan, Paru-Paru Indonesia” ?

Atau pernahkah anda mengetahui istilah “Heart of Borneo” ?

Slogan-slogan atau istilah di atas itu sangat sering saya dengar ketika masih kecil dulu, bahkan sampai muncul di pelajaran IPS waktu saya SD. Hutan tropis kalimantan yang masih asli merupakan kekayaan lingkungan hidup yang sangat berharga buat saya, tidak hanya saya tetapi juga penduduk Indonesia, Asia Tenggara, bahkan dunia.  Hutan tropis kalimantan menjadi habitat bagi ribuan, bahkan mungkin jutaan jenis spesies hewan dan tumbuhan di dunia ini. Dari sekian banyak wilayah tropis, sepertinya hutan tropis besar yang masih tersisa di dunia ini hanya tinggal Kalimantan, Papua, dan pedalaman Amazon di Amerika Selatan. Itulah kekayaan kehidupan manusia.

Sampai kapan hutan trpois Kalimantan itu bisa bertahan tetap pada kondisi alaminya? Jika melihat kondisi sekarang, sepertinya akan sangat sulit. Sikap serakah dan perilaku manusia menjadi penyebab utama kerusakan hutan Kalimantan. Tetapi sebagian diantara itu memang beralasan, krisis energi dan ketergantungan kita terhadap bahan bakar fosil telah memaksa kita untuk semakin giat menguras isi perut Kalimantan. Apakah itu benar-benar berdasarkan kebutuhan atau motif bisnis semata? Entahlah, akan sangat rumit jika kita membahas sampai sedalam itu.

Sebagai ilustrasi, kita lihat peta konsesi Batubara Kalimantan di bawah ini:

Peta di atas memang belum update, tapi cukup menjadi gambaran bahwa fungsi Kalimantan sebagai paru-paru dunia berangsur beralih menjadi lahan tambang. Kelestarian dan keseimbangan ekosistem kalimantan jelas terganggu. Hampir seluruh bagian timur Kalimantan telah menghitam karena pohon-pohon hijau telah berubah menjadi cekungan-cekungan Batubara.

Lantas kita harus bagaimana?

Kalau masalah keserakahan…entahlah, bingung juga membahasnya dari mana. Apakah kita harus batasi penambangan Batubara? Bagaimanapun kita masih ketergantungan, listrik kita sebagian besar berasal dari Batubara. Saya rasa sebaiknya bukan dibatasi, tapi lebih bijak untuk menambang sesuai kebutuhan daripada di export ke negara industri maju. Tidak sembarangan memberikan hak penambangan kepada para pengusaha tambang jadi-jadian.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah tanggung jawab pengusaha pertambangan untuk melakukan rehabilitasi lahan sebisa mungkin agar menjadi seperti semula. Jangan sampai para pengusaha tambang hanya mengeruk keuntungan dan meninggalkan “hutan pinjaman” dengan harga sewa yang melecehkan itu dalam kondisi rusak parah berwujud danau mati. Pemerintah sepertinya harus membuat aturan baru yang lebih berpihak pada lingkungan, tidak hanya berpikir bisnis sesaat.

Comments
14 Responses to “Konsesi Kalimantan”
  1. agn says:

    aduh… emang paling ironis kalau udah ngomongin lingkungan hidup di indonesia ini… gw pernah ke kalimantan sekali, on my way to Samarinda dari Balikpapan lewat taman nasional bukit suharto (udah ganti nama blon?), mulai keliatan botak2nya… it was 1998.. nggak tau deh skrg bagaimana…

    mau dimulai darimana juga kita nggak tau untuk ngurusin hal ini. Apa dari hukum?manusia-nya?atau apa?

  2. agree with you…ironis sekali. Yup namanya masih Taman Nasional Bukit Soeharto..tapi wujudnya jauh dari kesan Taman Nasional.

    gw link ya jalankita-nya.

  3. cakra says:

    Menarik juga yah.
    Tu yang di kalimantan barat keliatannya gak kesentuh tambang batubara pak…. iya, karena situ pusatnya bisnis logging, dimana hutan dibabat abis2an.
    Habis dong kalimantan.

    btw gambar petanya keren pak. boleh minta softcopy yang resolusi rada tinggi gak?
    Kalo di print A3 ato A2 bisa kebaca tulisan2nya kali. bagus untuk poster.

    kalo ada boleh info ya pak.
    Thanks

  4. setahu saya kandungan batubara di Kalimantan Barat memang ga sebagus di selatan atau timur. di barat dan tengah illegal logging luar biasa maraknya…jadi kalau ada yg punya pemetaan kerusakan hutan kalimantan akibat tambang & illegal logging itu pasti kelihatan parahnya…

    untuk soft copy nanti saya cari dulu, soalnya lumayan besar file-nya kalau dikirim via email…maklum email kantor pak.

  5. cakra says:

    ok pak, thanks sebelumnya.
    kalo perlu saya ambil deh. nanti saya burn ke CD.
    kalo boleh minta alamatnya pak. ato bisa sms ke 08129376566.
    terimakasih

  6. Mike says:

    klo mo beli peta aslinya dimn yach? ada yg bs bantu kah? tolong email ke dc_accord@yahoo.com

    Tq.

  7. diko says:

    wah kalo soft copy, kita juga mau mas, kalo boleh tahu mas Rangga dapet darimanaini peta?, jika boleh tahu minta link, kalo bisa diko juga minta soft copy dalam bentuk cd, untuk biaya bisa kita bicarakan melalui e-mail. thanks sebelumnya

  8. mike says:

    iya.. klo ada soft copynya boleh minta tolong di email di dc_accord@yahoo.com

    terima kasih banyak sebelumnya…

  9. kevin says:

    Pak, kalo boleh saya mau minta soft copy Map Coal Concession yg diatas yah pak.tolong dikirim ke email kevinrum@hotmail.com kalau bisa

    terima kasih banyak sebelumnya

  10. ris says:

    bisa minta copy peta konsesinya tapi yang jelas/sesuai aslinya ? terimakasih

  11. Armana says:

    Dear Mas Rangga,

    Boleh minta soft copynya ?

    BR
    Armana

  12. Waduh, ternyata banyak yg minta soft copy peta nya ya..maaf2.
    saya sendiri mendapat peta ini dari tempat kerja saya dulu…sampai sekarang masih ada juga saya simpan.
    Bisa saja saya share peta nya, tapi kalau boleh saya tahu apa tujuan2nya..buat pendidikan kah, buat pekerjaan kah, insya Allah pasti di share kok. eh, ini bukan syarat tapinya, cuma pengen tau aja bapak2/saudara2 ini kepentingannya bagaimana. boleh dikirim via email saya.

  13. imhaya says:

    saya juga mau sama soft copy gambar peta kaltim dlm ukuran besar, ya mas? saya butuh untuk pekerjaan sih…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • kotak pos :

    rangga.sudisman@gmail.com
  • tok..tok..tok

    • 25,205 kali dikunjungi
  • free counters
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 87 other followers