tentang makanan..

Tulisan ini tadinya bukan ditujukan untuk diposting di sini…tapi merupakan komentar dan menambahkan pendapat dari postingan tentang makanan punyanya tetangga serumah (naha cenah tetangga tapi serumah?). Tapi berhubung ga bisa komen (mungkin kepanjangan?..gatau kenapa) jadi aja di post disini..

_________________________________________________________________

Nice post euy!!

Numpang nulis yah..maklum lapak saya mah pabalatak dan udah usang,hehehe

Kehati-hatian dalam menjaga diri dari mengkonsumsi makanan haram (baik dari zat maupun cara perolehan) adalah sangat2 penting. Selain tentunya dosa, makanan itu akan menjadi darah kita, sel di tubuh kita, bagian dari tubuh kita…dan mungkin akan berpengaruh pada sifat diri dan keshalehan kita. Banyak sebagian dari kita yang menganggap remeh, atau berlindung di balik “ketidaktahuan” karena beranggapan Allah memaafkan ketidaksengajaan dan ketidaktahuan. Tapi apakah ampunan Allah juga berlaku untuk sikap “bersengaja di dalam ketidaktahuan”? Allah SWT memberikan akal agar kita berusaha melepaskan diri dari ketidaktahuan..itu wajib.

Seringkali, ketika kita tinggal di lingkungan yang mayoritas muslim (di bandung misalnya)..kontrol kita terhadap makanan halal/haram sangat longgar, karena beranggapan semua daging (sapi/ayam/kambing) yg ada di pasaran pasti halal. Jarang kan kita ngecek/nanya tukang bakso di gerobak2/warung2 ttg kehalalannya? Jarang kan ketika kita masuk café/resto trus pesen steak dan ditanya kehalalannya? Apalagi kalo pesennya daging impor mah…hehehe..

Justru ketika tinggal di negara yang mayoritas katholik dan bahkan negara yg ga beragamalah yang “mengguncang kesadaran” kita (silet bgt bahasana). Sebelumnya mana nyangka kalo coffecream powder, saus tomat, roti tawar, kentang goreng, dll yang sekilas kita pikir itu cuma kopi, susu, tomat, terigu, dan bahan2 yg sepertinya halal itu statusnya bisa haram? Hehe… kita punya akal buat ngecek.

Banyak sebagian dari kita yg berpendapat: “ga usah ngecek segitunya kali..klo yg gitu aja haram trus kita makan apa? Kalo terpaksa kan jg gpp, Allah maha pengampun.”

Untuk hal seperti itu, kita juga harus mampu membedakan antara “keterpaksaan” dengan “excuse” atau bahasa Indah mah “ketidakmampuan melawan nafsu” (suka bgt nih bahasanya). Jangan2 selama ini ternyata kita banyakan excuse nya.. ya ga? Padahal di Q.S Al-Maidah (3) di atas Allah dah menjamin untuk mencukupkan nikmat-Nya bagi kita,,jadi rasanya malu kalo kita membuat excuse untuk memakan makanan yg syubhat/haram disaat makanan halal masih pabalatak di mana2..hehe.

Terkait negara ahli kitab tea..setuju..sama saya juga ga terlalu paham apakah Nasrani/Yahudi sekarang itu masih bisa disebut ahli kitab. Tapi kalaupun mereka ahli kitab, apakah sudah pasti daging2 dari negara mereka itu dijamin kehalalannya? Sangat diragukan..Misalnya Australia, USA, negara2 eropa. Bukannya justru negara2 barat itu menganggap penyembelihan hewan itu tidak berprikehewanan?

Hukum dasar bagi semua yang ada di dunia ini adalah halal, kecuali yang jelas diharamkan (berkebalikan dengan hukum ibadah).  Dan jumlah yang diharamkan itu jauuuuhhh lebih sedikit dari yg tidak. Jadi insya Allah seharusnya tidak menyulitkan untuk menjaga diri dari memakan makanan halal. Mari tinggalkan keraguan dengan meninggalkan yang syubhat, semoga Allah menjaga kita dari memakan makanan haram..amiin..hehehe.

Wallahualam..

Hahaha panjang pisan… :D

Advertisement
Comments
One Response to “tentang makanan..”
  1. tiffa says:

    membedakan keterpaksaan dengan excuse itu, betul2 harus bermental baja. terimakasih udah ngingetin (lagi) … semoga kehati2an ini ngga luntur setelah pulang ke Bandung :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • kotak pos :

    rangga.sudisman@gmail.com
  • tok..tok..tok

    • 23,711 kali dikunjungi
  • free counters
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 87 other followers