sungai bawah tanah kasukabe..

Beberapa waktu lalu kami yang tergabung dalam Geosphere Research Institute Saitama mengadakan kunjungan ke sebuah tempat penanggulangan banjir daerah Saitama-Tokyo. Lokasinya di Kasukabe, 1.5 jam perjalanan menggunakan bus dari kampus ke arah utara.

Sistem penanggulangan banjir ini berupa terowongan (saluran pelimpah air bawah tanah) yang berfungsi untuk memindahkan air dari sungai-sungai di dataran rendah Saitama-Tokyo menuju sungai yang lebih besar. Kota Metropolitan Tokyo merupakan dataran yang sangaaaat datar dengan kemiringan kurang dari 1/2000, bahkan hanya 1/8000 di daerah dekat muara (Tokyo Bay). Kondisi geomorfologi yang seperti itu menyebabkan kecepatan aliran air di sungai-sungai yang melewati Saitama-Tokyo sangat lambat. Sehingga ketika tayfun melanda daerah ini, jumlah air permukaan meningkat sangat pesat dalam jangka waktu singkat sedangkan kemampuan sungai untuk mengalirkan air ke laut sangat rendah..maka resiko terjadinya banjir sangat besar.

Secara sederhana, prinsip kerja saluran ini dapat dilihat melalui skema di bawah:

kondisi normal

Pada saat kondisi normal, sungai-sungai kecil (padahal tetep besar) masih mampu menampung debit air permukaan.

kondisi banjir

Jika terjadi tayfun, maka akan banyak kawasan pemukiman dan industri yang terendam karena sungai-sungai tidak mampu menampung debit yang terlalu cepat peningkatannya.

banjir dialirkan oleh pompa (merah)

Pintu-pintu air di dekat sungai-sungai kecil dibuka sehingga air banjir bisa masuk ke saluran bawah tanah dengan sangat cepat. Pompa berkekuatan besar digunakan untuk memindahkan air banjir ke sungai Edogawa yang berkapasitas sangat besar sehingga banjir tertanggulangi.

Berhubung sulitnya mencerna informasi yang disampaikan dalam bahasa Jepang saya sendiri kurang tahu sejarahnya kapan sistem penanggulangan banjir ini dibuat, berapa lama proses konstruksinya, dan banyak info lain yang terlewatkan. Beberapa informasi yang saya tangkap dari kunjungan ini diantaranya adalah sebagai berikut:

  • terdapat 5 pintu air menuju bawah tanah (di gambar cuma 3 soalnya susah gambarnya pake paint..hahahha)
  • diameter saluran horizontal = 10 meter
  • kedalaman saluran = 50 meter di bawah kota Kasukabe
  • panjang total saluran = 6.3 km
  • harganya kira-kira 240 milyar yen, atau sekitar 24 trilyun rupiah..wow
  • pompanya butuh daya 10MW…amppuuunn..
  • katanya pompanya mampu mengalirkan debit 200 m3/detik (ngisi kolam renang olimpiade cuma 12 detik..wow)

Mungkin perlu ditiru untuk membebaskan Jakarta dari banjir (dengan berbagai syarat tambahan tentunya), hehehe…

This slideshow requires JavaScript.

Ini ada tambahan untuk foto-foto yang lebih keren (bukan foto saya pastinya).

4 thoughts on “sungai bawah tanah kasukabe..

      1. Pan acis na ti Japan Foundation ga… πŸ˜€ kas bon heula…

        oh.. ternyata gambar skema tuh… nais…. inget pelajaran pak syahril nih πŸ˜€

  1. Cocok banget buat solusi penanganan banjir Jakarta,,, tp knp kok g di lakukan ya??? Kemana ajh insinyur2 kita??? Sibuk nyaleg kah???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s